
Monitoring Produksi Benih Padi Gogo di Makariki
Amahai, Maluku Tengah – BSIP Maluku terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pertanian di Provinsi Maluku. Salah satu upayanya adalah melalui monitoring produksi benih padi gogo varietas unggul Inpago 13 dan Vas Meme yang berlangsung di IP2TP Makariki, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. Dengan luas lahan 3 hektare, program ini bertujuan mendukung perluasan areal tanam padi gogo dan meningkatkan kemandirian pangan di wilayah Maluku.
Sebagai bagian dari program ini, BSIP Maluku berperan penting dalam penyediaan benih sumber kelas SS (label ungu). Benih berkualitas ini diharapkan dapat menjadi modal utama bagi para petani untuk meningkatkan produktivitas, sekaligus mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di provinsi ini.
Selain kegiatan monitoring, BSIP Maluku juga menggelar koordinasi dengan Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pertanian, dan Tanaman Pangan Kabupaten Maluku Tengah. Pertemuan ini membahas pengembangan padi dan jagung sebagai komoditas utama, mengingat Maluku Tengah merupakan salah satu sentra produksi pangan di provinsi ini.
Kepala BSIP Maluku, Dr. Kardiyono, S.TP., M.Si., menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dinas pertanian, dan petani sangat penting dalam mendorong keberhasilan program ketahanan pangan. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung petani dengan benih unggul dan teknologi pertanian modern. Dengan langkah bersama, Maluku dapat menjadi salah satu lumbung pangan di kawasan timur Indonesia,” ujarnya.
Dengan kegiatan monitoring dan koordinasi ini, pemerintah daerah berharap dapat mendorong perluasan areal tanam dan peningkatan hasil produksi. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan lokal tetapi juga membuka peluang Maluku untuk berkontribusi lebih besar dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional.
https://www.facebook.com/share/p/12CuG9JpzjE/