
Panen Jagung Jakarin: Maluku Menuju Swasembada!
Maluku Tengah, Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan ketersediaan benih jagung bermutu, Tim Perbenihan Jagung Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Maluku melaksanakan panen perdana jagung komposit varietas Jakarin di Desa Telaga Kodok Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan ini berlangsung di lahan seluas 1 hektar, dengan antusiasme tinggi dari berbagai pihak yang hadir.
Hadir saat Panen Jagung varietas Jakarin: Kepala BPSIP Maluku (Dr. Kardiyono, S.TP., M.Si), Kepala Balai Besar Pengujian Instrumen Mekanisais Pertanian (Dr. Ir. Agung Prabowo, M.Eng), Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortukultura Kabupaten Maluku Tengah (Arsad Slamat, SP), Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku (Dr. Ilham Tauda, SP., M.Si), Perwakilan Kepala UPTD BPSB Pertanian/Peternakan Provinsi Maluku, Perwakilan UPTD Balai Benih Padi, Palawija dan Hortikultura Provinsi Maluku, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Kepala BPP Kecamatan Leihitu beserta PPL, Kelompok Tani Telaga Lega dan para tamu undangan lainnya.
Kepala BPSIP Maluku, dalam sambutannya berkomitmen memperluas pengembangan varietas Jakarin untuk mendukung program swasembada pangan di Maluku. Jagung ini ditanam dengan luas 1 ha Hasil ubinan menunjukkan produktivitas mencapai 6,8 kg Gabah Kering Panen (GKP). Varietas Jakarin yang dikembangkan oleh BSIP Maluku menjadi harapan baru bagi petani di Maluku.
Jagung komposit ini memiliki keunggulan adaptasi terhadap kekeringan, produktivitas tinggi, dan kualitas yang cocok sebagai sumber pakan ternak. Sangat relevan karena sebagian besar pakan ternak di Maluku masih didatangkan dari Makassar dengan biaya tinggi.
Kepala BBPSI Mektan, mengapresiasi langkah progresif BPSIP Maluku dalam pengembangan jagung. harapannya, panen seperti ini dapat diperluas ke wilayah lain, sehingga menjadikan Maluku sebagai pionir pengembangan jagung nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Maluku Tengah, menekankan dukungan penyuluh sangat membantu petani mengembangkan teknologi pertanian terbaru. “Teknologi pertanian inovatif dari BPSIP Maluku harus diterapkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas petani di wilayah Kabupaten Maluku Tengah.
Acara dilanjutkan dengan Temu Lapang antara para petani, dan tim ahli pertanian untuk membahas rencana pengembangan lahan dan penerapan teknologi lebih lanjut dalam mendukung keberhasilan pertanian di wilayah ini.
Panen jagung varietas Jakarin ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ketahanan pangan, dan mendukung program swasembada nasional.
Dengan sinergi yang solid antara BPSIP Maluku, Pemerintah Daerah, Penyuluh dan petani, Maluku siap menjadi salah satu pilar swasembada pangan Indonesia.